Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2020

Sambutan Meteri Pendidikan : 

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Salam Sejahtera,
Om Swastiastu,
Namo Buddhaya,
Salam Kebajikan,

Peringatan Hari Pendidikan Nasional kali ini kita lakukan di tengah pandemi COVID-19. Semoga kita semua diberikan kesehatan, kekuatan, dan semangat agar bisa melalui masa sulit ini.

Saat ini kit asedang melalui krisis COVID-19. Krisis yang memakan begitu banyak nyawa. Krisis yang menjadi tantangan luar biasa bagi negara kita dan seluruh dunia. Tetapi, dari krisis ini kita mendapatkan banyak sekali hikmah dan pembelajaran yang bisa kita terapkan saat ini dan setelahnya.

Untuk pertama kalinya, guru-guru melakukan pembelajaran secara daring atau online menggunakan tools atau perangkat baru, dan menyadari bahwa sebenarnya pembelajaran bisa terjadi di manapun.

Orangtua untuk pertama kalinya menyadari betapa sulitnya tugas guru. Betapa sulitnya tantangan untuk bisa mengajar secara efektif. Kemudian menimbulkan empati kepada guru yang tadinya mungkin belum ada.

Guru, siswa, dan orangtua sekarang menyadari bahwa pendidikan itu bukan sesuatu yang hanya bisa dilakukan di sekolah saja. Tetapi, pendidikan yang efektif itu membutuhkan kolaborasi yang efektif dari tiga ini, guru, siswa, dan orangtua. Tanpa kolaborasi itu, pendidikan yang efektif tidak mungkin terjadi.

Bapak dan Ibu yang kami banggakan,
Kita sebagai masyarakat juga belajar betapa pentingnya kesehatan. Betapa pentingnya kebersihan. Betapa pentingnya norma-norma kemanusiaan di dalam masyarakat kita.

Timbulnya empati, timbulnya solidaritas di tengah masyarakat kita pada saat pandemi COVID-19 ini merupakan suatu pembelajaran yang harus kita kembangkan. Bukan hanya di masa krisis ini, tetapi juga di saat krisis ini telah berlalu.

Belajar memang tidak selalu mudah, tetapi inilah saatnya kita berinovasi. Saatnya kita melakukan berbagai eksperimen. Inilah saatnya kita mendengarkan hati nurani dan belajar dari COVID-19. Agar kita menjadi masyarakat dan bangsa yang lebih baik di masa depan.

Terima kasih telah mengikuti anjuran Bapak Presiden untuk selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta tetap belajar, bekerja, dan beribadah di rumah saja.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Om Shanti Shanti Shanti Om,
Namo Buddhaya,
Salam Kebajikan,

Jakarta, 2 Mei 2020,
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia

Nadiem Anwar Makarim


Sambutan Kepala Madrasah
sambutan

Bismillahirrahmanirrahim,

Assalamuaalikum warahmatullahi wabarakatuh,

Alhamdulillah, puji dan syukur  kita panjatkan kepada Yang Memiliki Kekuasaan dan Sang Pemberi  Taufik, Hidayah dan Inayah kepada seluruh makhlukNya, Allah SWT. Salawat serta salam mudah-mudahan selalu kita sanjungkan kepada Baginda Rasulullah Saw, Sang pencerah kehidupan di bumi.

Alhamdulillah, kami seluruh sivitas akademika  madrasah terus  berkiprah sesuai dengan fungsi kami sebagai lembaga perpanjangan pemerintah dalam bidang pendidikan. Kami terus mendukung upaya Pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang tersurat dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2003 bahwa Pendidikan Nasional bertujuan menjadikan peserta didik yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Mahaesa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, inovatif, kreatif, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggungjawab.

Kami terus berupaya dengan memenuhi 8 standar pendidikan dengan menyempurnakan program kurikulum, kesiswaan dan ekstrakurikuler serta kegiatan pembiasaan. Kegiatan yang dimaksud sebagai upaya kami dalam mendukung usaha pemerintah untuk menjamin pemerataan kesempatan pendidikan, peningkatan mutu serta relevansi, dan efisiensi manajemen pendidikan untuk menghadapi tantangan sesuai dengan tuntunan perubahan lokal, nasional, dan global.

Kami menyadari pentingnya madrasah sebagai  salah satu lembaga pendidikan yang bertugas sebagai pihak yang bertanggungjawab dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. Bahwa, madrasah dibentuk sebagai wujud usaha masyarakat dan para pemuka masyarakat yang memelopori gerakan pendidikan. Juga sebagai mana diketahui, bahwa para pendiri madrasah berharap bahwa lembaga ini dapat menjadi salah satu kekuatan yang dapat memberikan konstribusi untuk mendukung cita-cita luhur pendidikan nasional.

MAN 10 Jakarta, ingin membuktikan : pertama, bahwa ilmu, teknologi, serta berbagai keterampilan hidup yang dibekalkan kepada peserta didik adalah relevan dan bermanfaat dalam menghadapi tantangan masa yang akan datang; kedua, bahwa kami senantiasa menerapkan norma-norma dan proses pendidikan yang profesional; ketiga, bahwa kami telah efektif dan efisien memanfaatkan dana dan perlengkapan pendidikan; keempat,  bahwa apa yang dihasilkan dalam penanaman dan pemantapan nilai religius, karakter kesalehan  individu dan kesalehan sosial sesuai dengan ajaran agama.

Kami seluruh sivitas akademika MAN 10 Jakarta terus berusaha dan ingin membuktikan bahwa kami dapat melahirkan generasi yang lebih baik, yaitu generasi yang dapat bertahan hidup di masa depan. Kami terus berusaha jauh lebih dari itu, karena madrasah masa depan yang telah mengambil posisi terdepan. Madrasah yang  memiliki potensi perintisan, dan telah dan akan terus memainkan  peran konstruktif  sebagai lembaga yang mampu melahirkan rohaniwan, pemikir, budayawan, ilmuwan. Tegasnya  bahwa kami akan terus berupaya agar dapat melahirkan pemimpin ummah yang siap berkiprah di segala bidang kehidupan yang beradab.

Tentunya kami berpedoman pada  visi dan misi negara juga visi misi Kanwil Kementerian Agama DKI Jakarta yang tersurat dalam jargon: Moderasi Beragama, Umat Rukun,  Jakarta Maju. Kami berupaya untuk mengejewantahkan visi kami: Bertakwa, berilmu, inovatif dan berjiwa nasional yang disempurnakan dengan visi madrasah riset " Riset Membangun Peradaban "

 Wallahualam,

Jakarta, Januari 2020

Kepala Madrasah 

Dra. Nurlaelah, M.Pd

Nip. 196606081994032001